MNC TV

MNC TV “Selalu di Hati”MNCTV merupakan stasiun televisi swasta ketiga di Indonesia setelah RCTI dan SCTV. MNCTV didirikan oleh Mbak Tutut dan dulu sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Cipta Lamtoro Gung Persada.MNCTV pernah menayangkan acara olahraga seperti F1, WWE SmackDown!, Serie A, Eredivisie, Piala AFF dan UEFA Euro 2008 (bersama RCTI dan GTV). Pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2010, MNCTV tidak menyiarkan acara olahraga. Namun, pada tahun 2010 hingga 2013, MNCTV kembali menyiarkan acara olahraga dengan menyiarkan Liga Premier Inggris bersama GTV, dan kembali lagi menyiarkan liga tersebut untuk musim 2016‚Äď2017 bersama RCTI hingga 3 tahun ke depan.

MNCTV (sebelumnya bernama TPI) adalah sebuah stasiun televisi swasta terestrial nasional di Indonesia. Namanya yang sekarang dipergunakan sejak 20 Oktober 2010.

MNCTV merupakan stasiun televisi swasta ketiga di Indonesia setelah RCTI dan SCTV. MNCTV didirikan oleh Mbak Tutut dan dulu sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Cipta Lamtoro Gung Persada.

MNCTV pernah menayangkan acara olahraga seperti¬†F1, WWE SmackDown!,¬†Serie A,¬†Eredivisie,¬†Piala AFF¬†dan¬†UEFA Euro 2008(bersama¬†RCTI¬†dan¬†GTV). Pada tahun¬†2009¬†sampai dengan tahun 2010, MNCTV tidak menyiarkan acara olahraga. Namun, pada tahun 2010 hingga¬†2013, MNCTV kembali menyiarkan acara olahraga dengan menyiarkan¬†Liga Utama Inggris¬†bersama GTV, dan kembali lagi menyiarkan liga tersebut untuk musim¬†2016‚Äď2017¬†bersama¬†RCTI¬†hingga 3 tahun ke depan.

Pada tahun 2011, MNCTV juga memiliki hak siar dalam ajang sepak bola Liga Prima Indonesia bersama RCTI dan GTV dan SEA Games 2011.

Pada tahun 2014, MNCTV juga menyiarkan Liga Super Indonesia bersama RCTI dan GTV.

Sejak musim 2016. MNCTV menyiarkan Liga Futsal Profesional Indonesia bersama iNews.

On January 23, 1993, TPI began to air its first reality TV show. After TPI ended its ties with TVRI on 25 August 1997, its educational programs were displaced by more soap opera and entertainment programming. In 1997, the channel retired the original branding name “Televisi Publiksiaran Indonesia” (“Indonesian Public Broadcasting Television”) in favor of the on-air name “Televisi Keluarga Indonesia” (“Indonesian Family Television”). On May 18, 2001, the TPI name was used but only using the simple word “TPI” instead. TPI began to expand more programs that related to musics, sports, and cartoons.

Since 2004, it has focused on dangdut programs. The most successful dangdut contest, Kontes Dangdut Indonesia, is a version of RCTI’s Indonesian Idol.

On 12 February 2002, TPI announced that it would broadcast Formula One racing (known as TPI Sport and Racing World) to replace RCTI as the official F1 station, due to financial problems.